×
Loading...

Bakal Comeback Pada April 2019, TWICE Sedang Siapkan Video Musik Terbarunya

EVENT
05 Mar 2019

Girlband TWICE benar-benar memastikan bahwa ONCE, nama fandom TWICE, tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendengarkan musik baru mereka. Buktinya, girl group bentukan JYP Entertainment ini akan melakukan comeback pada April 2019. Sekitar lima bulan sejak album mini TWICE berjudul Yes or Yes dirilis pada November 2018 lalu. Menurut perwakilan JYP Entertainment, TWICE saat ini sedang mengerjakan album baru mereka, dengan tujuan comeback pada bulan April. Meski sudah menargetkan waktu rilis dua bulan lagi, namun belum ada pengumuman tanggal pastinya.

Satu hal yang pasti, TWICE sudah menyelesaikan video musik terbaru mereka. "Video musik baru mereka telah direkam, kami akan membuat pengumuman lain tentang kepastian tanggal comeback,” kata pihak JYP Entertainment. TWICE dibentuk oleh JYP Entertainment melalui reality show berjudul SIXTEEN pada 2015. TWICE terdiri dari sembilan, yakni Nayeon, Jeongyeon, Momo, Sana, Jihyo, Mina, Dahyun, Chaeyoung, dan Tzuyu. Mereka melakukan debut pada 20 Oktober 2015 melalui album mini bertajuk The Story Begins. (Kompas.com/Andi Muttya Keteng Pangerang)

Sumber: Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Bakal Comeback pada April 2019, TWICE sedang Siapkan Video Musik Terbarunya, http://solo.tribunnews.com/2019/02/18/bakal-comeback-pada-april-2019-twice-sedang-siapkan-video-musik-terbarunya.


LATEST NEWS & EVENTS

LATEST NEWS & EVENTS

NEWS
04 Oct 2019
Lifetime Investment Melalui Pengajaran Musik Sejak Dini

Jakarta, 4 Oktober 2019 - Lifetime Investment in Music Education for Children menjadi topik talkshow penutup rangkaian Indonesia Trend Education (ITE) 2020: Music in Harmony. yang telah diselenggarakan di mall-mall besar se-Jakarta dan Tangerang. 

Menghadirkan Lim U-Jin (Regional Academic Consultant Trinity College London), Diah Ekawati (Pengajar Musik), Arthur Koentjorowibowo (Founder and Managing Director StrategArt Consulting), Yuberg Andro (CEO & Founder Rhapsodie.co) dan juga Andy Ujang (CEO IMEC & Trinity College London ID Reps) selaku moderator.

Banyak manfaat yang bisa dirasakan pada seseorang yang mendapatkan pengajaran musik. Karena faktanya, musik atau belajar musik sejak dini dapat membantu anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Sehingga musik bisa menjadi salah satu pilihan bagi para orangtua untuk kegiatan anaknya, diluar dari kegiatan formal atau sekolah.

Seperti yang diungkapkan oleh Lim U-Jin, “Selain menumbuhkan rasa percaya diri, musik juga dapat membantu anak mengasah skill komunikasi dalam kesehariannya.”

Pada dasarnya, otal terbagi menjadi dua bagian. Otak kiri dan kanan. Otak kiri berperan dalam kemampuannya di hal yang berhubungan dengan hitungan, bahasa maupun logika. Sedangkan otak kanan berpengaruh banyak dalam kreativitas atau daya imajinasi seseorang. Walaupun seseorang bisa jadi lebih banyak yang condong atau berat dalam satu hal yang menggunakan salah satu bagian otaknya saja, namun kedua bagian otak tersebut pun perlu penyeimbang. Musik bisa menjadi penyeimbang keduanya.

Anak yang mendapatkan atau belajar musik, biasanya lebih kreatif atau inovatif. Itu karena otak kanannya terbiasa untuk menerima rangsangan, dari belajar musik itu sendiri. Oleh karena itulah Musik bisa menjadi lifetime investment atau investasi jangka panjang kedepannya.

“Music education bisa menjadi salah satu tools tepat untuk melatih kreativitas anak, sebagai lifetime investment mereka ke depannya,” tutup Yuberg Andro, CEO & Founder Rhapsodie.co – The 1st Music Education Service Marketplace, satu-satunya portal online untuk mencari para pengajar musik professional yang terverifikasi dan ahli di bidangnya.

Penulis: Rizky Damayanti

Foto: Rhapsodie.co


EVENT
01 Oct 2019
“The Art & Heart Of Teaching” Dalam Proses Pengajaran Musik

Jakarta, 1 Oktober - Usai sudah rangkaian Lite Talkshow: Music Education In Industry 4.0 berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Seni (FIS) Universitas Pelita Harapan (UPH). Bertempat di UPH, Karawaci, Tangerang pada Kamis, 26 September 2019 lalu, talkshow sukses diselenggarakan. 

Edukasi musik khususnya di Industri 4.0 saat ini harus terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Tantangan para pengajar di bidang musik pun turut andil untuk bisa mengimbangi dan mengikuti agar Musik bisa turut bersaing di Industri Kreatif. Tak hanya para pengajar musik, orang tua pun diharapkan bisa turut berkontribusi untuk mendukung anak ikut serta belajar musik untuk mengasah soft skill mereka. Soft skill itu pula yang diharapkan dapat membantu mereka menghadapi digital era dan dunia kerja nantinya. Berlatar belakang itulah, Rhapsodie.co sebagai Marketplace pertama penyedia jasa di bidang Edukasi musik atau The 1st Music Education Service Marketplace berkolaborasi bersama FIS UPH menyelenggarakan talkshow untuk sharing bersama para pakar di bidangnya.

Pembicara yang diundang dalam Talkshow tersebut ialah Cindy Sanusi (Founder Royal Music Indonesia), Richard Sidharta (Director of Beacon Academy), Yuberg Andro (CEO & Founder Rhapsodie.co) bersama Moderator Andy Ujang (CEO IMEC & Trinity College of London ID Reps).

                                                                 

Para pengajar musik ditantang harus mengikuti pula perkembangan zaman untuk menghadapi para murid yang diajarinya. Berbagai cara pun perlu dilakukan demi mendapat engage dengan murid agar konsentrasi dan teknik yang diajarkan dapat tersampaikan dengan baik kepada si murid. Itu lah yang disebut mengenai “The Art of Teaching”, bagaimana cara untuk menyampaikan isi dari pengajaran dapat tersampaikan dengan efektif. Tapi di satu sisi lain, para pengajar juga membutuhkan “The Heart of Teaching”, seperti mengenali karakter dari si murid untuk mencari celah, bagaimana cara memasukkan kurikulum pengajaran agar dapat tersampaikan lebih mudah.

Banyak manfaat yang didapat dari belajar musik. Seperti bisa lebih fokus dalam bidang akademik, meningkatkan rasa percaya diri, disiplin hingga bisa mengekspresikan apa yang ada dalam diri.

“Music can make a person enjoy, till balancing yourlife. Music can make you happy and ready for learn more about any else. That’s why music education is important too for the children,” ungkap Richard Sidharta sebagai perwakilan orangtua yang memiliki anak diajari musik.

Orangtua memiliki peran sangat penting dalam Pendidikan musik anak mereka. Para pengajar musik pun dituntut untuk tahu bagaimana cara berkomunikasi yang baik hingga mengerti apa ekspektasi dari para orang tua murid.

“Usahakan bertanya dulu dengan orangtua calon murid apa ekspektasi dan tujuan mereka sehingga para pengajar bisa fokus terhadap apa tujuan dari ekspektasi serta disesuaikan dengan murid tersebut. Komunikasikan dulu yang paling penting,” ujar Cindy Sanusi sebagai salah satu pengajar piano.

Para mahasiswa/i aktif dari FIS antusias dalam mengikuti rangkaian talkshow tersebut.

                                                          

“Kegiatan Talkshow Music education in Industry 4.0 sangat menarik, dan sangat tepat sasaran bagi kaum millenial seperti saya dewasa ini. Mengingat semakin cepatnya informasi dan juga kemudahan kemudahan yang ditawarkan oleh dunia maya, sebagai generasi muda,saya merasa poin-poin yang dipaparkan, dijawab dengan tepat oleh narasumber,” tutup Mario Lasar salah satu mahasiswa FIS UPH.



Penulis: Rizky Damayanti

Foto: Rhapsodie.co


NEWS
11 Sep 2019
Musik Sebagai Salah Satu Sarana Refreshing Dan Penyeimbang Hidup

Jakarta, 11 September 2019 – Musik seakan menjadi salah satu kebutuhan dalam hidup yang tak dapat dipisahkan di keseharian. Musik pun dipercaya dapat menstimuli munculnya hormon endorfin dalam tubuh yang dapat menumbuhkan rasa senang dan bahagia. Tentu saja itu pula yang menjadikan beberapa sekolah memasukkan Pendidikan musik dalam kegiatan sekolahnya.

Pendidikan musik saat ini dipercaya dapat membantu perkembangan tumbuh kembang si Kecil sejak dini. Musik dipercaya dapat mengembangkan kemampuan otak kiri dan daya nalar otak si Kecil. Mendengarkan musik, menghayati hingga melakukan aktivitas bermusik merupakan aktivitas yang menyenangkan dan membuat nyaman.

“Musik juga bisa menjadi salah satu sarana refreshing dan penyeimbang untuk para murid, setelah menjalani serangkaian edukasi formal,” ungkap Arvind Chalasani, Head of School dari Beacon Academy.

Itu pula yang melatarbelakangi Rangkaian acara Indonesia Trend Education (ITE 2020) membahas mengenai Music Education In School Environment yang sudah diadakan di beberapa mall dimulai dari Lippo Mall Puri (28 Agustus), AEON Mall BSD (6 September) lalu.

Rhapsodie.co sebagai Music Education Service Marketplace pertama di Indonesia pun sangat mendukung rangkaian acara ITE 2020 tersebut. Yuberg Andro selaku CEO & Founder Rhapsodie.co pun mengungkapkan saat menjadi salah satu pembicara Talkshow ITE2020 bahwa, Pendidikan musik pun bisa mendukung terbentuknya emosional skill dan empati. Khususnya dalam industri kreatif saat ini.

Rhapsodie.co diharapkan dapat menjadi wadah yang membantu para Profesional dalam bidang musik, mendapatkan ruang untuk aktualisasi dan mempromosikan dirinya agar dapat dicari para orang tua atau semua orang yang membutuhkan pengajaran musik.


Selain ikut berpartisipasi sebagai salah satu narasumber Talkshow, Rhapsodie.co pun ikut hadir sebagai salah satu partner acara yang bisa langsung bertemu dengan para Musik Professional dan orang tua murid. Serangkaian kegiatan acara education fair dan talkshow tersebut masih akan terus dilakukan di beberapa mall besar lainnya yakni: Living World Mall, 13-15 September 2019 dan Gandaria City & Emporium Mall Pluit, 27-29 September 2019.

Untuk Anda yang ingin bergabung menjadi salah satu Musik Profesional atau ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai Rhapsodie.co, yuk langsung berkunjung ke Booth Kami di Mall yang sudah dijadwalkan di atas. Atau bisa langsung klik ke Join As Professional pada website Rhapsodie.co. Jangan sampai melewatkan kesempatan dan peluang Anda untuk dicari yang membutuhkan Pengajaran Musik hingga mencari Musik Profesional yang ahli dan terverifikasi untuk kebutuhan si Kecil. See you there!


More info:

WhatsApp : 08-111-379-279

Instagram : @officialrhapsodie.co

Facebook : Rhapsodie.co



Penulis: Rizky Damayanti

Foto: Rhapsodie.co

NEWS
03 Sep 2019
Indonesia Trend Education "ITE 2020" Music In Harmony Sukses Dibuka

Jakarta, 29 Agustus 2019 - Rangkaian acara  Indonesia Trend Education "ITE 2020" Music In Harmony resmi dibuka pada Rabu, 28 Agustus 2019 bertempat di Atrium Lippo Mall Puri, Jakarta. 

Acara yang berkonsepkan Fair atau Education Fair tersebut diisi oleh beberapa sekolah yang berada di area Jakarta dan sekitarnya. ITE 2020 akan berada di Lippo Mall Puri, Jakarta dimulai dari 28 Agustus hingga 1 September 2019 mendatang. Ada banyak sekali penampilan yang akan dipentaskan pada ITE 2020 tersebut.

Sesuai dengan tema yakni "Music In Harmony", ITE 2020 tak hanya ada pameran-pameran dari sekolah-sekolah, tapi juga puluhan murid dari berbagai sekolah formal dan sekolah musik pun akan tampil untuk memeriahkan acara yang diselenggarakan dan diorganized oleh MCI Management serta FASE Event.

Pembukaan Education Fair dibuka dengan sukses oleh talkshow mengenai "Music Education In School Environment" yang membahas mengenai bagaimana pengaruh dari adanya pendidikan atau pengajaran musik yang ada pada lingkungan sekolah (formal).  Dilanjutkan dengan vocal performance dari Sekolah Musik Karunia Bersama Lucky (KBL) dan dibuka secara resmi melalu prosesi pengguntingan pita secara simbolik diwakilkan oleh Hermas Heru Haryono selaku Director MCI Management, Martina Julia Astriani selaku pihak Lippo Mall Puri dan Yuberg Andro selaku CEO & Founder Rhapsodie.co.

ITE 2020 ini tak hanya diselenggarakan di Lippo Mall Puri, tapi juga akan digelar di beberapa mall besar seperti Living World, AEON Mall, Gandaria City dan juga Emporium Mall Pluit hingga akhir Bulan September 2019 mendatang.


Penulis: Rizky Damayanti

Foto: Rhapsodie.co